Sunday, June 28, 2015

Perbedaan Linux dan Windows

Hallo guys missbella come back untuk bagi materi lagi nih
Check it out ya guys
Semoga bermanfaat Gbu !

1. Jelaskan cara membakar CD di Linux dan Windows!
Dengan menggunakan tools yang bernama Brasero Disc Burner. yang sudah terpasang        secara paket beserta linux Ubuntu.
- Buka aplikasi Brasero Disc Burner :
        Applications > Sound & Video > Brasero Disc Burner.
- Setelah dibuka kita diberi pilihan untuk memilih jenis yang akan kita burn ke CD/DVD.
o
Jika kita ingin membuat Audio Project Pilih “Audio Project”
o
Jika kita ingin membuat Data Project pilih “Data Project”
o
Jika kita ingin membuat Video Project pilih “Video Project”
o
Jika kita ingin mengkopy disc pilih “Disc Copy”
o Jika kita ingin memburning Disc Image (Iso,etc) pilih “Burn Image”
A. Jika Ingin memburning Disc Image pilih “Disc Image”. Lalu pilih “click here to select a disc image”, kemudian kita cari tempat CD image yang kita inginkan untuk kita burn ke CD.
B. Setelah selesai pilih create images atau jika ingin mengatur property disc kita seperti kecepatan saat burn CD/DVD pilih properties.
 C. Langkah 3 dan 4 berlaku sama untuk Pemilihan project yang diinginkan
Burning file ke CD di Windows tanpa software berikut:
    1. Copy dan Paste file yang mau di burning ke CD-RW nya langsung (Perlu diingat walau menggunakan cara ini tanpa kita menggunakan “write these files to CD” tidak akan ada pengaruhnya).
     2. Kalau sudah, dicopy paste file ke CD. Maka yang kita lakukan klik kanan lalu klik “write these files to CD” atau langsung disebelah kiri jendela folder
      3. Masuk ke jendela CD Writing Wizard lalu kita isi nama yang akan dijadikan nama untuk CD anda. Lalu klik Next (Jika diceklis “close the wizard after the files have been written” maka kalau sudah selesai langsung tertutup)
              4. Tunggu hingga semua proses selesai
      5. Kalau sudah selesai proses burning lalu CD akan keluar dengan sendirinya. Jika ingin        coba berhasil atau tidak ada baiknya kita cek lagi CD yang sudah di burning tadi
2. Jelaskan cara mempartisi Harddisk di Linux!
Cara Partisi Hard Disk Pada Linux Ubuntu, langkah-langkahnya :

a. Pada jendela Allocate drive space, pilih radio button “Specify Partitions manually (advanced)”. Lalu klik Forward. Setelah itu, klik New Partition Tabel.
b. Kemudian muncul kotak pesan “Create new empty partition table on this device”. Lalu klik Continue.
c. Selanjutnya akan muncul Device free space dengan Size 42949 MB. Lalu klik Add…
d. Kemudian muncul kotak “Create partition”. Pada Type for the new partition pilih “Primary”, dengan size 20000 dan pada “Location for the new partition” pilih “Beginning”, dengan, Use as: “Ext4 journaling file system” dan Mount point: “/” (garis miring).
e. Pilih lagi free space, lalu klik Add…
f. Kemudian muncul kotak “Create partition”. Pada “Type for the new partition” pilih “Logical”, dengan size 20000 dan pada “Location for the new partition” pilih “End'”, dengan Use as: “Swap area”.
g. Jika sudah, pilih Device “/dev/sda1”. Langkah yang terakhir klik “Install Now”.



3. Jelaskan cara mengkonfigurasi jaringan di Linux!

Cara konfigurasi jaringan menggunakan Linux antara lain sebagai berikut:

A. Pilih Tab system, administration, network.
B. Kita masukkan password user root kita dan silahkan rubah konfigurasi jaringan sesuai keinginan kita.
C. Itu untuk GUI, sedangkan bila kita di hadapkan pada kompoter server yang semua menggunakan CLI caranya berbeda. Ikutilah langkah di bawah :
1) Pastikan kita memilikki akses Super User (ROOT).
2) Bila belum menjadi Super User, ketikkan perintah SU dan massukkan password root Anda.
3) Kemudian edit file interfaces yang terletak pada direktori /etc/network/.
4) Misal kita menggunakan editor Nano maka ketikkan nano /etc/network/interfaces maka akan muncul sebuah file.
5) Kita ganti saja seperti konfigurasi yang kita inginkan.
4. Jelaskan cara logout dari prompt !
Cara logout dari prompt (terminal) pada Linux Ubuntu yaitu dengan cara mengetikkan “$ sudo shutdown –h now” pada prompt (terminal).

5. Jelaskan cara Konfigurasi Desktop untuk :
·         Fonts
·         Themes
·         Background
·         Screensaver.
a. Cara konfigurasi fonts.
Untuk mengubah font di Ubuntu Anda
o klik System,
o Kemudian pilih preferences, lalu pilih Appearances.
o Langkah selanjutnya klik pada tab Font di kotak tampilan. Pilih font yang ingin Anda tampilkan, kemudian klik OK untuk melihat hasilnya.
b. Cara konfigurasi themes.
O Langkah pertama klik System,
o Kemudian pilih Preferences. Pada kotak Appreance Preferensi, Anda akan menemukan banyak tema. Pilih tema yang Anda inginkan, setelah itu klik OK untuk melihat perubahannya.
c. Cara konfigurasi background.
o Klik kanan pada area desktop yang kosong.
o Kemudian klik change desktop background.
o Setelah masuk pada menu appearance preferences, pilih background yang Anda inginkan.
d. Cara konfigurasi screen saver.
o Klik menu System,
o Kemudian pilih preferences, selanjutnya klik Screensaver.
o Pilih screensaver yang Anda inginkan, selanjutnya klik OK.
o Diamkan komputer beberapa saat dan lihat screensavernya.


6. Jelaskan dan lakukan langkah-langkah atau proses instalasi Linux dari awal sampai selesai.

Berikut adalah cara meng-install Ubuntu 12.04 yang disertai dengan gambar:
1. Pertama buka VIRTUAL BOX untuk menginstall OS yang lain.
2. Kemudian Klik New > Next
3. Kemudian Ketik Nama OS, jenis OS yang mau diinstall (LINUX), dan versionnya (UBUNTU) > Next
4. Pilih Memori RAM yang anda inginkan
5. Next > Next > Next > kemudian pilih besar Memorinya.
6. Kemudian klik Create > Create > dan pengaturan Storagenya.
7. Kemudian Choose ISO dari Ubuntu tersebut.
8. Kemudian klik Mulai
9. Pertama akan muncul seperti gambar berikut.
10. Kemudian pilih Install Ubuntu
11. Selanjutnya akan muncul jendela Preparing to install Ubuntu. Klik Forward.
12. Pada jendela Allocate drive space, pilih radio button Specify partitions manually (advanced). Lalu klik Forward.
13. Pilih New Partition Table…
14. Kemudian muncul kotak pesan Create new empty partition table on this device. Lalu klik Continue.
15. Selanjutnya akan muncul Device free space dengan Size 42949 MB. Lalu klik Add…
16. Kemudian muncul kotak Create partition. Pada Type for the new partition pilih Primary, dengan size 20000 dan pada Location for the new partition pilih Beginning, dengan Use as: Ext4 journaling file system dan Mount point: / (garis miring).
17. Pilih lagi free space, lalu klik Add…
18. Kemudian muncul kotak Create partition. Pada Type for the new partition pilih Logical, dengan size 20000 dan pada Location for the new partition pilih End, dengan Use as: Swap area.
19. Jika sudah, pilih Device /dev/sda1.
20. Lalu klik Install Now…
21. Kemudian pilih zone waktu dimana anda berada. Lalu klik Forward.
22. Pilih layout keyboard yang akan anda gunakan. Lalu klik Forward.
23. Selanjutnya isi data diri anda dan password. Jika ingin login secara otomatis, pilih Log in automatically. Jika sudah klik Forward.
24. Setelah itu akan muncul proses Scanning the CD-ROM…
25. Setelah proses install selesai akan muncul kotak pesan Installation Complete, lalu klik Restart Now.
26. Tunggu beberapa saat. Ketika muncul perintah tekan Enter, maka tekan Enter untuk melanjutkan.
27. Maka akan muncul tampilan Desktop Ubuntu 12.04
7. Jelaskan apa yang dimaksud direktori dan cara untuk membuat direktori ?
Yang dimaksud dengan direktori adalah folder-folder yang terdapat pada sistem operasi. Dan cara untuk membuatnya yaitu dengan melalui file manager, klik kanan di area yang kosong lalu pilih create folder. Atau dengan tekan Ctrl+Shift+N pada keyboard secara bersamaan.
8. Jelaskan cara menghapus, mengubah dan membuat shortcut file/folder ?
Jika ingin menghapus folder, pilih folder yang ingin kita hapus kemudian tekan Delete pada keyboard. Untuk mengubah nama folder, klik kanan folder yang ingin Anda ubah lalu pilih rename atau tekan F2 pada keyboard. Dan untuk membuat folder, klik kanan pada area yang kosong lalu pilih create folder.
                                                             Latihan Rumah       

1.    Jelaskan dan sebutkan macam-macam versi linux Ubuntu !
Pada bulan oktober 2004 ubuntu lahir pada versi pertama, versi baru ubuntu hadir setiap 6 bulan sekali, dan anda bisa mengupgradenya secara gratis tanpa biaya sepeserpun. Penamaan versi Ubuntu juga memiliki keunikan tersendiri (yang digunakan untuk Code Name). Misalnya Ubuntu 8.04 yang artinya Ubuntu tersebut di release pada tahun 2008 pada bulan April. Versi ubuntu memiliki format Y.MM, Y=tahun dan MM adalah bulan. Setiap release ubuntu di support sampai 18 bulan atau 1,5 tahun, beda dengan Versi LTS (Long Term Support) yang di support sampai 3 tahun untuk desktop dan 5 tahun untuk server.
Berikut ini adalah sejarah ringkas Versi Ubuntu beserta Code Namenya :
-  Ubuntu 4.10 (Warty Warhog) : Direlease pertama kali pada bulan Oktober 2004.
-  Ubuntu 5.04 (Hoary Hedgehog) : Direlease pada bulan April 2005 yang sudah tidak disupport lagi semenjak bulan Oktober 2006.
-  Ubuntu 5.10 (Breezy Badger) : Direlease pada bulan Oktober 2005 yang juga telah habis masa supportnya pada bulan April 2007 lalu.
-  Ubuntu 6.06 (Dapper Drake) : Direlease pada bulan Juni 2006. Ubuntu yang pertama kalinya yang di support Long Term Support (LTS), versi Long Term Support (LTS) ini disupport sampai dengan 3 tahun untuk versi desktop dan 5 tahun untuk versi server.
-  Ubuntu 6.10 (Edgy Eft) : Direlease pada bulan Oktober 2006. yang telah habis masa supportnya pada bulan April 2007 lalu.
-  Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn) : Direlease pada bulan april 2007 dan di support sampai bulan oktober 2008.
-  Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) : Direlease pad bulan oktober 2007. yang hadir dengan Visual Effect yang sangat spektakuler, Printer yang sudah otomatis terdeteksi yang di support sampai bulan april 2008.
-  Ubuntu 8.04 (Hardy Heron) : Direlease pada bulan april 2008. versi kedua yang menyediakan Long Term Support, Untuk Desktop akan di support sampai bulan april 2011 dan edisi server di support sampai April 2013.
-  Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex) : Direlease pada bulan Oktober 2008 dan juga menyediakan Long Term Support. Untuk Desktop akan disupport sampai bulan Oktober 2011 dan untuk server sampai Oktober 2013.
-  Ubuntu 9.04 (Jaunty Jackelope) : Direlease pada bulan April 2009. Dan juga disupport dengan LTS. Edisi desktop di support sampai bulan April 2012, dan edisi server disupport sampai April 2014.
-  Ubuntu 9.10 (Karmic koala) : Direlease pada bulan oktober 2009. Versi ini memiliki tampilan hebat, dan cocok untuk kebutuhan web. hadirnya fitur Ubuntu Software Center yang memberikan informasi semua software yang digunakan. Ini merupakan tool manajemen software untuk membantu pengguna mengatur solusi-solusi open source yang dibutuhkannya dengan lebih mudah.
-  Ubuntu 10.04 (Lucid Lynx) : Direalese pada bulan April 2010. Versi ini memiliki keunggulan pada Long Term Supportnya (LTS). Dan mampu menghadirkan kemudahan dalam mendeteksi Modem USB dan membuatnya terkoneksi ke Internet dengan mudah, tanpa harus ribet melakukan setting manual yang bagi End User cukup merepotkan.
-  Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) : Telah kita ketahui bahwa pada 10 Oktober 2010 lalu Canonical secara resmi meluncurkan sistem operasi terbaru mereka Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. Update dan fitur-fitur baru telah disertakan bersamanya. Installer yang telah diperbarui, penggantian default font dengan font baru yang dikenal dengan Ubuntu Font Familly, pembaruan dan penyempurnaan Unity pada Ubuntu 10.10 netbook remix merupakan sedikit contoh fitur yang disertakan pada rilis Maverick Meerkat tersebut.
-  Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) yang dirilis pada 28 April 2011 waktu setempat memberikan wajah baru yang berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya. Versi baru dari distribusi Linux yang menduduki peringkat teratas di distrowatch ini (per 30 April 2011) diberi nama kode “Natty Narwhal”. Versi ini oleh tim penggembangnya diklaim menggunakan teknologi perangkat lunak terbuka yang terbaru dan terbesar. Melalui versi ini mereka menyatakan bahwa open source menjadi berkualitas tinggi dan mudah digunakan.
-  Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) Oneiric berarti impian, sesuatu yang bisa dicapai hanya dengan kerja keras. Dengan kombinasi Ocelot yang mengingatkan tentang inovasi yang terjadi menjadi bagian dari impian dan disiplin.
-  Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin) Pangolin dalam bahasa Inggris adalah Trenggiling, wakil dari ordo Pholidota yang masih ditemukan di Asia Tenggara. Hewan ini memakan serangga dan terutama semut dan rayap. Trenggiling hidup di hutan hujan tropis dataran rendah. Trenggiling kadang juga dikenal sebagai anteater. Bentuk tubuhnya memanjang, dengan lidah yang dapat dijulurkan hingga sepertiga panjang tubuhnya untuk mencari semut di sarangnya. Rambutnya termodifikasi menjadi semacam sisik besar yang tersusun membentuk perisai berlapis sebagai alat perlindungan diri. Jika diganggu, trenggiling akan menggulungkan badannya seperti bola. Ia dapat pula mengebatkan ekornya, sehingga “sisik”nya dapat melukai kulit pengganggunya.
-  Ubuntu 12.10 (Quantal Quetzal) telah resmi dirilis 18 Oktober lalu. Membawa dukungan untuk teknologi terbaru, perangkat dan tentu juga paket-paket yang telah diupdate ke rilis paling baru. Fitur-fitur unggulan termasuk dukungan secure boot telah diadopsi Ubuntu 12.10 dengan disertakannya Grub2 versi 2.0. Unity 6.8 yang berjalan di atas Compiz 0.9.8 menjadi satu-satunya antar muka yang secara default dibundle bersama rilis terbaru Ubuntu.
-  Ubuntu 13.04 (Raring Ringtail) Pada versi Ubuntu 13.04 kali ini, telah dilakukan peningkatan pada desktop Unity ke versi 7 yang diklaim bekerja lebih cepat, disamping melakukan penyempurnaan dalam tampilannya. Hal yang sama juga dilakukan pada sistem untuk Mobile, yang merupakan target pengembangan utama di masa mendatang. Sebagaimana telah disepakati sebelumnya, rilis ini merupakan rilis pertama sebagai sebuah rilis kecil dengan dukungan hanya selama 9 bulan (18 bulan pada rilis standar sebelumnya) yang disisipkan diantara dua rilis LTS yang senatiasa mendapatkan dukungan selama 5 tahun. Dengan demikian, pengguna Ubuntu 13.04 Raring Ringtail, sebaiknya telah melakukan peningkatan pada rilis 13.10 “Soucy Salamander” ke versi lebih baru agar seterusnya mendapatkan perbaikan keamanan secara berkesinambungan. Sementara itu, pada pengguna versi non-LTS sebelumnya yaitu Ubuntu 12.10 QQ akan mendapatkan dukungan sampai dengan terbitnya versi LTS berikutnya pada bulan April 2014 (v14.04 TT). Sedangkan versi LTS 12.04 yang saat ini aktual akan disokong sampai dengan tahun 2017.
-  Ubuntu 13.10 (Saucy Salamander) system informasi ini diklaim akan menjanjikan performa yang lebih baik dari segi antarmuka maupun kinerja. Selain itu, Canonical juga menjanjikan peningkatan pada hampir semua bagian pada system operasi ini.
-  Ubuntu 14.04 (Trusty Tahr) merupakan salah satu rilis Ubuntu paling ditunggu karena merupakan versi LTS (Long Term Support) yang akan mendapatkan dukungan lebih lama serta menghadirkan banyak fitur baru. Ubuntu 14.04 akan memberikan dukungan hingga 5 tahun untuk Ubuntu Desktop, Ubuntu Server, Ubuntu Core, Kubuntu, Edubuntu, dan Ubuntu Kylin. Sedangkan versi lainnya akan mendapatkan dukungan hingga 3 tahun. Kali ini Canonical membuat perubahan pada menu. Kini pengguna dapat memisahkan menu dari bar atas ke bingkai jendela agar lebih mudah mengaktifkan pilihan aplikasi. Fitur utama lainnya yaitu tampilan lock screen yang baru, ukuran jendela yang bisa diubah, ukuran ikon Unity yang lebih kecil, kernel Linux terbaru, dan banyak lagi.
-  Ubuntu 14.10 (Utopic Unicorn) Nama Utopic Unicorn sedikit berbeda dibanding sebelumnya yang kerap menggunakan nama binatang sesungguhnya, dan bukan nama binatang khayalan. Kata “Utopic” berasal dari kata “Utopia” yang bisa diartikan sebagai komunitas, masyarakat, atau proyek yang telah mencapai kemajuan. Sedangkan “Unicorn” merupakan hewan mitos berbentuk kuda dengan tanduk di kepalanya. Mark mengatakan bahwa ia memberikan kebebasan yang lebih luas kepada para tim Ubuntu untuk mengembangkan sistem yang sudah ada. Mark juga menginginkan tim yang bekerja untuk menguji dan mencoba segala kemungkinan dan kreativitas mereka sehingga nantinya mampu membuat lompatan jauh ke depan. Mark belum mengumumkan lebih jauh mengenai hal-hal lainnya yang bakal dihadirkan Ubuntu 14.10. Namun yang pasti Ubuntu 14.10 versi server dan desktop telah dijadwalkan bakal rilis pada Oktober 2014.
2.    Jelaskan dan berilah contoh untuk penggunaan direktori di bawah ini :
/                              /etc
/bin                         /dev
/isr                           /tmp
/home                      /lib
/mnt                        /boot
/selinux

-   / (root) : Struktur direktori di Linux secara umum diawali dengan root filesystem “/” dan tentu juga merupakan root atau akar dari seluruh direktori global. Partisi dimana di letakkan / (root system) akan menjadi direktori sistem atau partisi pokok.
-   /bin : directory ini berisi progam perintah esensial yang dibutuhkan oleh semua user. progam-progam disini dapat dijalankan, meskipun tidak ada sistem file lain yang di mount. directory ini tidak memiliki subdirectory.ini perintah-perintah yang harus ada di directory /bin cat, chgrp, chmod, chown, cp, date, dd, df, dmesg, echo, false, hostname, kill, ln, login, ls, mkdir, mknod, more, mount, mv, ps, pwd, rm, rmdir, sed, sh, stty, su, sync, true, unmount, uname.
-   /usr : merupakan direktori untuk menyimpan aplikasi yang diinstall oleh user, misalkan OpenOffice, Kate , chrome dan sebagainya.
-   /home : Semua direktori home dari pengguna tersimpan di direktori ini dengan nama user masing-masing sebagai pengelompokannya. Untuk beberapa sistem linux yang di spesifikasikan untuk server, direktori pengguna masih dikelompokkan lagi kedalam /home/users. Di dalama direktori /home/nama-user tersimpan konfigurasi-konfigurasi yang spesifik terhadap user tersebut. Oleh karena itu, berbeda user, walaupun berada di sistem yang sama bisa mendapat lingkungan dan tampilan yang sama sekali berbeda. Direktori /home merupakan direktori yang paling 'dekat' dengan user. Direktori /home ini bisa berisi dari dokumen-dokumen pekerjaan user hingga file-file hiburan seperti mp3 dan film juga termasuk foto-foto yang dimiliki oleh user. Oleh karena itu, untuk membatasi agar file-file di pengguna tidak mendesak file-file system, sangat umum untuk meletakkan direktori /home di partisi yang terpisah. Hal ini dapat menahan file-file yang disimpan user hingga total ukuran tertentu tanpa mengganggu ruang gerak system.
-   /mnt : Pada Linux yang masih umum menggunakan kernel 2.4.x. Untuk tempat mengumpulkan mount point berada di /mnt. Dikarenakan pada sistem berbasis kernel 2.6.x sudah menggunakan /media, maka /mnt ini umumnya kosong. /mnt bisa juga dijadikan mount point pada saat system rescue atau troubleshooting. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'mount'.
-   /selinux : Security Enhanced Linux Ini adalah penambahan pada sisi kernel Linux untuk meningkatkan keamanan (dengan resiko beberapa program menjadi tidak jalan, karena ada proteksi yang terkadang berlebihan). Buat server, ini adalah langkah yang baik, tapi buat pengguna biasa, kayaknya malah merepotkan, jadi banyak yang menonaktifkan fungsi ini.
-   /etc : merupakan direktori yang berfungsi untuk menyimpan skrip installation pada /etc/rc.d sub direktori dan file-file konfigurasi dari sistem, misalkan konfigurasi service, penjadwalan etc.
-   /dev : Merupakan pseudo filesystem, atau directory yang isinya sebenarnya bukan benar-benar berisi file. Isi dari /dev ini berkaitan dengan perangkat-perangkat yang terdapat pada system. Misalkan untuk informasi port serial, port printer, dapat di berlakukan seperti membaca file. Misalkan perangkat serial terletak di /dev/tty01, kemudian partisi dalam harddisk di sebut sebagai /dev/sda7. dan lain sebagainya. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'device'.
-   /tmp : Merupakan file sistem yang menyimpan file-file sementara. Beberapa distro akan otomatis membersihkan isi dari /tmp sewaktu reboot. Direktori /tmp memiliki mode yang sangat terbuka sehingga mudah untuk ditulisi oleh siapa saja. Didalam /var/tmp juga digunakan sebagai penyimpanan file-file sementara, bedanya /var/tmp dengan /tmp yaitu /var/tmp tidak akan dibersihkan saat system reboot. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'temporary'.
-   /lib : merupakan direktori yang berfungsi untuk menyimpan library dasar dari system termasuk modul driver yang dapat diisi pada sistem boot.
-   /boot : merupakan direktori yang berfungsi untuk menyimpan konfigurasi dan file-file yang berhubungan dengan proses booting, memuat Linux Kernel dan file lain yang diperlukan LILO dan GRUB boot manager.



Tugas Sistem Operasi



                    Created by : Novia Christabella (1314073) 

No comments:

Post a Comment